google3566074b48777c5f.htmlDefinisi Pendaftaran Merek Kolektif dan Contoh Merek Kolektif | Jasa Pendaftaran Merek

Image result for merek di indonesia

Definisi Merek Kolektif

Merek Kolektif (1) adalah merek yang digunakan pada barang atau jasa dengan karakteristik yang sama yang diperdagangkan oleh beberapa orang atau badan hukum secara bersama-sama untuk membedakan dengan barang atau jasa sejenis lainnya. (Pasal 1 Angka 4 UU Nomor 19 Tahun 1992 Tentang Merek).

Merek Kolektif (2) adalah Merek yang digunakan pada barang dan/atau jasa dengan karakteristik yang sama yang diperdagangkan oleh beberapa orang atau badan hukum secara bersama-sama untuk membedakan dengan barang dan/atau jasa sejenis lainnya. (Pasal 1 Angka 1 UU Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek).

Nah…jadi sebagai UKM yang umumnya didirikan oleh beberapa orang, pendaftaran merek secara kolektif bisa menjadi salah satu alternatif solusi agar kedepannya para pendiri UKM ini tetap dapat memakai merek tersebut bila UKM  tersebut terpecah. Biaya pendaftaran merek kolektif juga harus ditanggung oleh semua pemegang merek sehingga akan jauh lebih murah.

Dengan demikian maka, nama-nama yang terdaftar di dalam registrasi merek secara kolektif juga memiliki hak untuk menggunakan merek tersebut. Agak sedikit berbeda memang , proses pengajuan pendaftaran merek kolektif jika dibandingkan denga merek perorangan atau perusahaan.

Dalam permohonan pengajuan pendaftaran merek kolektif, dengan jelas harus dinyatakan bahwa merek tersebut akan digunakan sebagai Merek Kolektif disertai dengan ketentuan penggunaan merek tersebut sebagai Merek Kolektif yang ditandatangani oleh semua pemilik merek yang bersangkutan. Ketentuan penggunaan Merek Kolektif tersebut paling sedikit memuat :

  1. Sifat, ciri umum, atau mutu barang atau jasa yang akan diproduksi dan diperdagangkan;
  2. Pengaturan bagi pemilik Merek Kolektif untuk melakukan pengawasan yang efektif atas penggunaan Merek tersebut; dan
  3. Sanksi atas pelanggaran peraturan penggunaan Merek Kolektif.

Tetapi pendaftaran merek kolektif memiliki kelemahan yaitu Merek Kolektif tidak dapat dilisensikan kepada pihak lain. Hak atas Merek Kolektif terdaftar hanya dapat dialihkan kepada pihak penerima yang dapat melakukan pengawasan efektif sesuai dengan ketentuan penggunaan Merek Kolektif tersebut. Pengalihan hak atas Merek Kolektif terdaftar tersebut wajib dimohonkan pencatatannya kepada Direktorat Jenderal dengan dikenai biaya dan akan dicatat dalam Daftar Umum Merek dan diumumkan dalam berita resmi Merek.

Contoh Merek Kolektif

  • Coca cola dengan Big cola, produk ini memiliki kemasan dan nama produk yang hampir sama
  • Mizone dengan Vitazone, vitazone memiliki kesamaan kemasan dan nama produk dengan mizone
  • Rexona dengan Roxana, roxana meniru merek produk rexona
  • Adidas dengan Adadis, adadis meniru nama merek dan logo adidas
  • PSP dengan Yinlips, Yinlips meniru produk PS
  • Puma dengan Numa, Numa meniru produk Puma
  • Play Station dengan Poly Station, Poly Station meniru produk Play Station
  • Oreo dengan Oriorio, Oriorio meniru produk Oreo
  • Larutan Cap Badak dengan Larutan Cap Kaki Tiga, larutan cap kaki tiga memiliki kesamaan kemasan dengan larutan cap badak

SUMBER :
http://www.pu.go.id/satminkal/itjen/lama/hukum/uu15-01.htm
http://computerssmaintenance.blogspot.com/2013/04/hak-merek.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Merek